Mahasiswa FTMD Meraih Gelar Juara di Ajang Internasional IS-CAPS 2016

Setelah melaksanakan serangkaian kegiatan yang diadakan IS-CAPS (International Students Joint Capstone Design Project) sejak 29 Januari 2016, 24 mahasiswa ITB akhirnya menyelesaikan prosesnya pada pameran dan penganugerahan IS-CAPS di Incheon, Korea Selatan dari tanggal 24 – 29 Agustus 2016. Enam diantaranya merupakan mahasiswa FTMD, yaitu Aditya Iriawan Handoko NIM 13112040 , Mega Pradipta Fainallazi NIM 13112074, Robert NIM 13112068, Naufan Yuqa Satrio NIM 13112035, Ainur Rohmah NIM 13112141, dan Ahmad Zammir Ribah NIM 13612029. Keenam peserta tersebut tersebar ke dalam enam tim yang berbeda dan beranggotakan mahasiswa lintas jurusan. Tim ITB ini dibimbing oleh tujuh dosen pembimbing, lima diantaranya merupakan dosen FTMD, yaitu Prof. Dr. Andi Isra Mahyuddin, Dr. Agung Wibowo, Dr. Tatacipta Dirgantara, Dr. Sri Raharno dan Dr. Indria Herman Rachman.

Tentang IS-CAPS dan IS-DEC

IS-CAPS dan IS-DEC sendiri merupakan program kerjasama tiga universitas (Institut Teknologi Bandung (Indonesia), Chonbuk National University (Korea Selatan) dan University Kebangsaan Malaysia (Malaysia). Namun, peserta tidak hanya berasal dari ketiga universitas diatas, Nanyang Technological University (Singapore), Tunghai University (Taiwan), dan 12 universitas asal Korea Selatan selain Chonbuk National University.  Kedua program ini merupakan satu rangkaian kegiatan untuk mengembangkan potensi mendesain para mahasiswa. Diawali dengan IS-DEC di UKM Malaysia, yaitu kegiatan berupa pembekalan materi mengenai business model canvas yang ditutup dengan mini competition tentang ide produk yang sudah dirancang. Dalam kompetisi ini mahasiswa ITB pun meraih juara yang selengkapnya bisa dilihat di tautan ini.

Proses Keberjalanan IS-CAPS

Kemudian para peserta mulai melakukan program selanjutnya yaitu IS-CAPS. Pada program ini mahasiswa ITB bergabung dengan mahasiswa lintas universitas, terutama mahasiswa Korea Selatan, untuk merancang sebuah produk yang bertemakan Sustainable Design for Smart City and Urban Living. Peserta diberi waktu sekitar tujuh bulan untuk merancang dan membuat produk tersebut. Kemudian produk tersebut dipresentasikan dan dipamerkan pada mata acara terakhir di Incheon, Korea Selatan.

Usaha keras yang dilakukan oleh para peserta asal ITB ternyata membuahkan hasil, tujuh tim mendapatkan penghargaan dan empat diantaranya meraih penghargaan teratas. Proses penilaiannya dibagi kedalam dua tahap. Tahap pertama 19 tim dibagi menjadi dua kelompok besar. Dari kedua kelompok besar tersebut diambil 3 tim terbaik dari masing-masing kelompok. Kemudian 6 tim tersebut melewati penjurian tahap kedua untuk menentukan pemenangnya.

abn-1

Peraih Penghargaan IS-CAPS

Empat dari enam tim teratas merupakan tim yang beranggotakan mahasiswa ITB.

Selengkapnya dapat dilihat pada tabel :

 Penghargaan Projek Anggota
Grand Prize Pohon tiruan yang terbuat dari alga dan dapat menghasilkan oksigen
  •  Adri Hidayatullah (DP)
  • Fadhil Mochamad (EL)
  • Aditya Iriawan Handoko (MS)
  • Mahasiswa Chonbuk National University
Gold Prize Sistem pengelolaan kompos rumah tangga dan mesin penghasil kompos
  • Rahasih Lupita Maheswari (DP)
  • Aflin Tris Hibatullah (FT)
  • Mega Pradipta Fainallazi (MS)
  • Ginani Hening Utami (AR)
Silver Prize Perangkat tambahan pada helm untuk mengontrol sistem keselamatan pada motor melalui internet
  • Sandy Indriana (TL)
  • Davindra Giovanno Airulla (FT)
  • Naufan Yuqa Satrio (MS)
Perangkat guna menyaring udara pada sepeda motor
  • Robert (MS)
  • Ifan Murdiadi (TK)
  • Aulia Syafitri (AR)

Keempat tim tersebut diundang untuk menghadiri Engineering Education Fiesta (E2 Fiesta) yang akan diadakan pada bulan November mendatang di Kintex, Seoul, Korea Selatan. Pada kesempatan ini peserta dipersilakan untuk memamerkan karyanya bersama mahasiswa-mahasiswa lain dari seluruh penjuru dunia seperti Jepang, Hong Kong, Amerika Serikat, Tiongkok, dan Portugal.

Farraz Akbar

ITB Mechanical Engineering Student

Berita Terkait

IndonesiaEnglish