ITB MENJADI TUAN RUMAH AJANG DESIGN CAMP UNTUK 100 MAHASISWA INTERNASIONAL DARI 15 UNIVERSITAS ASIA

Pada hari Jumat sd. Rabu, 3 sd. 8 Februari 2017 ITB akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan ajang Design Camp untuk mahasiswa internasional. Kegiatan yang berjudul the 9th INTERNATIONAL STUDENTS MULTIDISCIPLINARY DESIGN CAMP dan the 5th INTERNATIONAL STUDENTS JOINT CAPSTONE DESIGN PROJECT ini diikuti oleh 100 mahasiswa internasional dari 15 Universitas di Indonesia, Malaysia, Singapura, Korea Selatan, Taiwan dan China. Berlangsung di Gedung CRCS lt. 3 Kampus ITB Jl. Ganesha No. 10 Bandung. Dua puluh empat mahasiswa ITB dari berbagai disiplin ilmu telah terpilih untuk dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Pada kegiatan ini mahasiswa akan dikelompokkan dalam tim yang terdiri atas mahasiswa dari berbagai negara dan berbagai disiplin ilmu. Selama enam bulan ke depan, mereka akan ditantang untuk menciptakan suatu produk inovatif yang dapat menyelesaikan masalah yang ada di tengah masyarakat sesuai dengan tema kegiatan tahun ini, yaitu produk inovatif tentang perawatan kesehatan pada masyarakat modern.

Kegiatan Design Camp dan Capstone Design Project ini sudah terselenggara untuk tahun kelima. Pada awalnya, tahun 2013 kegiatan ini terwujud atas inisiasi tiga perguruan tinggi, yaitu Chonbuk National University – Korea, Institut Teknologi Bandung – Indonesia dan Universiti Kebangsaan Malaysia. Sekarang, ajang ini sudah berkembang dengan keikutsertaan universitas-universitas dari beberapa negara lain. Tema-tema desain dipilih dari hal-hal yang dibutuhkan masyarakat, seperti produk untuk penanggulangan bencana alam, smart urban living dan untuk tahun ini dipilih tema yang berhubungan dengan masalah perawatan kesehatan pada masyarakat modern.

Prof Andi Isra Mahyuddin, Koordinator Kerjasama Internasional Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara ITB yang merupakan salah seorang perintis kegiatan ini, menyatakan bahwa ITB saat ini sedang menuju entrepreneurial university. ITB sangat gencar mendorong para civitas academika untuk menghasilkan produk-produk teknologi yang inovatif dan dapat menyelesaikan masalah bangsa dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi. ITB ingin menghasilkan lulusan yang sangat kompetitif dan dibutuhkan oleh industri dan masyarakat. Lulusan yang dapat menyelesaikan masalah, dan bukan menjadi sumber masalah. Kegiatan Desain Camp ini sangat selaras dengan tujuan ITB yang saat ini sedang bergerak menuju entrepreneurial university.

Dr. Sri Raharno, ketua panitia yang juga staf dosen Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara ITB, menambahkan bahwa dengan mengikuti kegiatan ini, mahasiswa tidak saja hanya akan menguasai bidang ilmu yang dipelajarinya, tapi juga mereka akan berlajar tentang kreativitas, disiplin dan komitmen, bagaimana berkomunikasi secara efektif, dapat bekerja sama dalam kelompok multi disiplin dan multi kultural, memiliki pemahaman yang baik tentang isu-isu global dan terkini, seperti masalah energi, lingkungan dan kesehatan, dan aspek-aspek lain yang dihadapi masyarakat global saat ini. Kegiatan ini akan membuka wawasan mahasiswa, dan akan membangun jejaring internasional masa depan.

Pada tahun-tahun lalu, produk-produk hasil rancangan tim yang melibatkan mahasiswa ITB selalu berhasil memperoleh penghargaan atas produk inovatif yang diciptakannya, mseperti alat penjernih air portabel untuk daerah bencana, pelampung berpemanas dengan memanfaatkan material khusus yang dapat melepaskan kalor saat digunakan, dan tahun lalu suatu produk inovatif yang dapat mengurangi polusi udara dengan memanfaatkan ganggang telah berhasil memperoleh excellent award pada E2 Festa di Korea. Harapannya, tahun ini para mahasiswa ITB dapat mempertahankan apa yang telah diraih dengan menciptakan produk-produk inovatif baru.

Berita Terkait

IndonesiaEnglish